Kaca mobil itu adalah salah satu bagian terpenting yang mempengaruhi
kenyamanan dan keamanan berkendara. Untuk itu kaca mobil harus dirawat
dan dijaga kebersihannya, agar pandangan pengemudi selalu jelas baik itu
siang, malam dalam segala macam kondisi cuaca diluar. Kaca mobil yang
kotor dan berjamur tentunya dapat menyebabkan kaca menjadi buram dan
mengganggu pandangan saat mengemudi.
Saat ini ada 2 jenis kaca
mobil, yaitu jenis lamisave / laminated dan kristal, masing-masing
memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Kelebihan kaca
lamisave, bila kacanya pecah, maka penumpang akan lebih terjamin
keselamatannya karena kaca tidak langsung berserakan dan pada saat itu
juga tidak harus langsung diganti. Kekurangannya , jika kaca ini diganti
harganya relatif mahal dan pemasangan untuk kaca ini resikonya lebih
tinggi karena tergolong sulit. Kalau kaca kristal, kelebihannya lebih
kuat, akan tetapi bila kaca ini pecah maka harus segera diganti, namun
pemasangannya tidak sesulit kaca Lamisave.
papun jenis kacanya,
tetap saja diperlukan perawatan yang tepat agar kaca mobil tidak lekas
buram, rusak sehingga keadaannya tetap bersih dan bening lebih lama.
Merawat kaca mobil sangatlah berbeda dengan merawat cat mobil, untuk itu
ada beberapa trik agar kaca mobil terhindar dari yang namanya kaca jadi
buram, yaitu :
1.Jangan menggunakan atau menggerakkan wiper
untuk membersihkan kaca mobil dalam keadaan permukaan kaca kering,
terutama jika kondisinya sedang berdebu atau kotor. Karena jika tidak,
debu atau kotoran dapat menyebabkan goresan-goresan halus bahkan kasar
pada kaca mobil. Selain itu masa pakai karet wiper juga jadi tidak awet
atau lekas rusak. Jadi, untuk membersihkan kaca mobil dengan wiper,
basahi atau semprotkanlah terlebih dahulu cairan wiper, agar permukaan
kaca mobil jadi licin, dengan begini kotoran atau debu tidak akan
menyebabkan goresan.
2.Dalam keadaan musim hujan, gunakan wiper
seperlunya atau sesuaikan kecepatannya dengan intensitas air hujan yang
turun. Jika hanya gerimis, gunakan sesekali saja, karena jika terlalu
sering menggunakan wiper dengan memilih gerakan yang paling cepat saat
gerimis, maka dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan belang
antara bagian yang tersapu wiper dan bagian yang tidak, karena gerakan
wiper yang terlalu cepat saat permukaan kaca mobil idak terlalu basah
akan merusak lapisan kaca dan mengikisnya.
3.Gantilah segera
karet wiper yang telah rusak, tandanya adalah karet yang sudah tidak
lentur, terlihat retak dan saat digunakan untuk menyapu air, terlihat
air tidak tersapu sempurna ataupun tidak merata pada permukaan kaca.
Rajinlah untuk membersihkan juga karet wiper agar lebih awet.
4.Gunakanlah
wiper fluid atau cairan wiper yang memang khusus untuk digunakan
sebagai cairan wiper. Menggunakan cairan wiper dari air yang dicampur
dengan sabun biasa memang efektif juga untuk membersihkan kaca mobil
dari kotoran debu ataupun lemak, akan tetapi tidak direkomendasikan,
karena kemungkinan sabun biasa dapat menimbulkan endapan pada kaca jika
bereaksi dengan udara ataupun sinar matahari juga pada reservoir mobil.
5.Jangan
membiarkan air atau kotoran terlalu lama menempel di kaca. Jika kaca
mobil telah terlihat kotor, biasakanlah segera bersihkan dengan lap
chamois dan air lalu keringkan. Karena kaca yang kotor dalam waktu lama
dapat menyebabkan timbulnya jamur kaca, memang saat ini banyak produk
perawatan mobil untuk menghilangkan jamur kaca, tapi perlu diketahui
juga, terlalu sering menggunakan penghilang jamur kaca mobil dapat
membuat lapisan anti UV yang terdapat pada kaca mobil menipis atau
bahkan hilang dan membuat kaca lebih mudah pecah.
6.Jika kaca
mobil sudah terlanjur berjamur, sebaiknya serahkan saja ke salon mobil
yang berkualitas, karena memoles kaca mobil untuk menghilagkan jamur
tidaklah semudah memoles body mobil dan memerlukan alat dan lap yang
tepat dan khusus, kesalahan memoles kaca mobil sangat fatal, karena
bisa-bisa kaca malah jadi buram.
Memang hal-hal diatas terasa
minor dalam penggunaan sehari-hari tetapi untuk jangka panjang bisa
menjaga kenyamanan berkendara. Selain itu juga tentunya mengurangi
kemungkinan kecelakaan akibat visibilitas.
Rating 4.5
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar