Pages

Kamis, 27 September 2012

kesalahan memilih kaca film mobil

(pict. by TKCI temanggung)

Orang sering salah kaprah dalam memilih kaca film yang pas agar kabin dalam mobilnya selalu adem. Kadang sering keliru antara kaca film yang berwarna gelap dengan kaca film yang bening.

"Sebenarnya bukan masalah warna, gelap atau bening. Tapi kualitasnya. Contohnya yang bening malah daya tolak panas dan sinar UV-nya bisa sampai 95%, dibandingkan dengan warna gelap yang hanya 60%. Gelap atau bening, itu cuma fashion," ujar piston bos spesialis Kaca Film & audio.

Penggunaan kaca film bukan hanya masalah warna, tetapi kualitas dari kandungan materialnya. Sehingga, walaupun tidak gelap, ruang kabin bisa tetap adem, dan tidak membuat mata cepat lelah ketika berkendara.

Ia mencontohkan, kaca film yang bagus, biasanya mengandung kadar metal yang tinggi, sehingga daya tolak terhadap panas dan UV terjaga.

"Dengan pemasangan kaca film yang benar dan berkualitas, tentunya membuat ruang kabin menjadi adem tanpa harus memutar panel AC secara maksimal," ujarnya.

Dan efek lain dari penggunaan kaca film yang berkualitas adalah penghematan BBM. Karena dengan kaca film yang bagus, akan mengurangi kerja AC dan akhirnya meringankan beban mesin, karena kerja kompresor AC menjadi tidak berat.

"Tentunya bisa sedikit menghemat BBM, juga tidak merusak ozon karena freon berlebih," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar