Mobil antipeluru bisa jadi akan laris diburu
kalangan berduit akhir-akhir ini. Maklum keamanan memang menjadi
prioritas nomor satu.
Para petinggi perusahaan atau tokoh top
tentu tak ingin bernasib tragis seperti Direktur PT Putra Rajawali
Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen yang tewas ditembak saat naik mobil.
Kasus
Nasrudin tidak pelak membuat masyarakat ketakutan. Sayangnya untuk
memiliki mobil antipeluru tentu butuh dana yang banyak. Bahkan untuk
sekadar mengganti kaca mobil dengan kaca antipeluru, kocek yang harus
dirogoh pun tidak sedikit.
Harga kaca mobil antipeluru ditawarkan
Rp 30 juta untuk satu unit mobil. Menurut Direktur PT Sentra
Proteksindo (Secure Stick) Dody Kusuma, harga kaca antipeluru mahal
karena kaca mobil harus dimodifikasi. Selain itu kaca anti peluru hanya
berbentuk kotak-kotak seperti mobil pengangkut uang dan tank.
Bagaimana
agar aman dari tembakan tapi tidak mengeluarkan uang tidak terlalu
banyak? Dody menyarankan agar mobil dilapisi kaca film. Harga kaca film
ini jauh lebih murah bila dibandingkan kaca antipeluru.
Harga
kaca film hanya dipatok pada kisaran Rp 8-9 juta per unit mobil. Kaca
film tahan peluru, lanjut Dody, bisa dipasang mengikuti bentuk kaca
mobil yang sudah ada.
Sementara itu, bagian marketing perusahaan
lapisan kaca film, PT Madico, Siwi Wuryandari mengatakan, kaca film
tidak akan pecah jika si kapak merah beraksi. "Bahkan jika kaca kena api
karena dilempar molotov, tidak akan kena," kata Siwi.
Siwi
menuturkan, selain untuk mobil, lapisan kaca film juga bisa digunakan
untuk kaca kantor. "Kantor di kawasan Sudirman, Kedubes Jepang, sudah
memakai lapisan kaca film," pungkas Siwi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar