Jakarta - Jika Anda sedang jalan-jalan di seputaran Jakarta dan tiba-tiba bertemu 'macan' satu ini jangan merasa takut. Mobil ini tidak akan menerkam apalagi menggigit Anda. Soalnya ini adalah Honda Jazz RS tahun 2010 hasil modifikasi.
Pemilik Jazz macan satu adalah Yuni Sritiawati (32) yang berdomisili di Kemayoran, Jakarta Utara.
Yuni sengaja memodifikasi mobilnya bukan untuk menakuti orang-orang sekitar. Menurutnya corak macan tersebut lantaran anak ketiganya memiliki shio macan.
"Ide awal karena anak ketiga saya shio-nya macan. Jadi deh macan tutul," cerita Yuni saat ditemui di kontes modifikasi Hot Import Nights, pekan lalu.
Kendaraan hatchback yang sempat membuat penasaran orang Jakarta ini ternyata hanya dibaluti stiker, dan bukan cat asli yang diduga detikOto sebelumnya. Menariknya, Yuni sudah mengubah sebanyak 3 kali stiker corak macan pada mobil yang aslinya berwarna putih tersebut.
"Sudah tiga kali gonta-ganti stiker. Seneng aja. Dan asyiknya ada corak macan yang berbeda-beda," ucapnya kepada detikOto akhir pekan lalu.
Nah, salah satu punggawa rumah modifikasi Otosolution, Michael mengatakan tidak menemukan kesulitan berarti ketika membalut stiker macan pada bodi mobil tersebut. Paling cuma harus bete ketika lama menunggu stiker yang didatangkan langsung dari Korea tersebut.
"Stiker dan bahan baku impor dari Korea," ungkap Michael.
Dan untuk menyelaraskan penampilan luar, Michael yang menyarankan Yuni untuk memodifikasi interiornya juga mendatangkan bahan baku dari Korea. Untuk mengerjakan bagian interior, rumah modifikasi yang terletak di Kemayoran itu terpaksa harus melucuti karpet, kulit jok bawaan pabrik.
Selanjutnya bahan corak macan yang senada dengan eksterior disematkan di interior. Lama pengerjaan interior membutuhkan waktu 2 minggu. Cukup lama, tapi hasil lumayan rapih. Corak macan terlihat dari depan, doortrim, plafon, karpet hingga bagian belakang. Untuk bagian interior, Yuni mengaku menghabiskan dana sebesar Rp 30 juta termasuk seperangkat audio sistem.
"Lama pengerjaan 2 minggu untuk interiornya. Mulai dimodif bulan April. Bahan untuk plafon, karpet, doortrim menghabiskan 20 meter," pungkas Michael.
Sedangkan untuk mesin, dan suspensi, Michael menyarankan tidak usah dilucuti. Dirinya hanya menyarankan agar mempertahanka bawaan pabrik karena dinilai sudah mumpuni. Dan untuk menambah menambah kesan carsmatic, punggawa Otosolution hanya menggunakan pelek ring 17 yang dibalut dengan ban Accelera 205/45 untuk depan dan belakang.
Keseluruhan dana yang digelontorkan Yuni kurang lebih Rp 60 juta. Yuni pun rela menghabiskan dana tersebut untuk mendapatkan mobil Jazz berkulit macan. Dan terkadang, Yuni pun harus diteriaki salah satu personil Trio Macan akibat mobilnya ini.
"Sering kalau orang-orang dinyanyikan 'iwak peyek', disangka Trio Macan kali ya. Ini saking sukanya sama macan. Enggak malu pakainya untuk antar jemput anak sekolah. Kalau dibilang risih sih enggak. Kayaknya seneng aja bikin orang lain tersenyum," tutupnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar