Pages

Jumat, 14 Desember 2012

Hati-hati Berkendara di Kenya, Polisi Kini Minta Suap Lebih Besar

Negeri Kenya saat ini memberlakukan aturan lalu lintas yang lebih ketat dengan hukuman yang berat. Namun, aturan baru itu ternyata ditentang oleh banyak pihak karena menjadi alasan polisi untuk meminta suap lebih besar.

Urusan lalu lintas di Kenya menurut IOL adalah sebuah mimpi buruk. Sebab di negara belahan Afrika itu, marka jalan sangat minim yang membuat lalu lintas jadi semrawut dan membuat pengendara banyak melakukan kesalahan.

Namun di aturan baru yang telah diterapkan di akhir pekan lalu, pemerintah bertindak lebih tegas pada para pelanggar lalu lintas. Hukuman denda yang lebih besar hingga ancaman penjara sudah disiapkan.

Aturan itu pun ditentang oleh beberapa pihak salah satunya chairman Matatu Owners Association Simon Kimutai yang mengatakan kalau aturan ini telah menjadi alasan pada polisi untuk meminta uang suap lebih besar.

Bila sebelumnya polisi meminta 150 shilling atau sekitar Rp 111 ribuan untuk pelanggaran ringan, kini polisi meminta suap 1.000 shilling atau Rp 1,1 jutaan kepada para pelanggar lalu lintas.

Sementara bila melakukan pelanggaran lalu lintas berat, Kimutai mengatakan kalau polisi kini meminta uang suap hingga 10.000 shilling atau Rp 11,1 jutaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar