Pages

Selasa, 04 Desember 2012

Berkelana dengan MPV Exora Prime

Jakarta - Mobil keluarga serba guna alias MPV di Indonesia semakin digemari. Untuk menyiasatinya, produsen mobil Malaysia Proton merilis varian baru Exora yang lebih wah yakni Prime untuk menarik konsumen di Indonesia.

Dengan harga Rp 258 juta on the road Jakarta, banyak yang harus dilirik dari mobil yang didatangkan langsung dari Malaysia ini.

Salah satunya mesin 4 silinder DOHC (Double Overhead Camshaft) 16 katup dan dilengkapi dengan Variable Valve Timing, dan turbocharger.

Beruntung detikOto mendapatkan kesempatan berkelana dengan mobil 6 penumpang ini. Apa saja kelebihannya. Yuk kita ulas.
Wah, pertama Anda melihatnya pasti merasa agak aneh dengan mobil MPV satu ini.  Soalnya meski mobil bertema MPV keluarga namun Proton memperkaya dengan desain sporty.

Tengok lampu depan lebar dan menjorok ke belakang yang dipadukan dengan bumper dan grille baru. Belum lagi kisi-kisi bumpernya yang disematkan desain honeycomb.

Proton seperti menyadari jika performa MPV tapi juga butuh kesan sporty. Dan ini contoohnya.

Selain itu, bagian belakang yang agak gemuk juga terlihat lebih ciamik dengan spoiler.

Nah, ban GT Radial Champiro yang dipadukan dengan pelek 16 inci bintang palang ganda terlihat pantas.

Dan ini terbukti bukan sekedar pemanis belaka, melainkan mengejar fungsional.

MPV Exora Prime memiliki PXLXT (4.592 mm x 1.809 mm x 1.691 mm) dengan wheelbase 2.730 mm.
Melirik kabin interior MPV Exora Prime seperti berada di dalam MPV sekelas di atas.  Kesan mewah coba ditanamkan namun tetap dengan letak pengaturan yang lumayan sesuai.

Kesan pertama melihat kabin interior adalah kemewahan. Belum lagi ditambah 'captain seat' di tengah dan belakang.

Semakin terasa mewah dengan perpaduan warna coklat dan hitam di dalamnya. Secara visual gaya interior sangat elegan.

Beralih ke dahsbord, Nah, panel-panel yang tersedia lumayan simple. Seperti pengaturan AC, audio dengan layar sentuh, DVD, dan 2 head rest LCD monitor untuk penumpang belakang.

Sepertinya konsep yang ditawarkan yakni "MPV Mewah Dengan Kemewahan Tanpa Batas" sangat cocok.

Sedangkan kabin tengah pun lumayan lega. Letak kursi tengah tidak membuat lutut penumpang menyentuh sandaran kursi depan.

Dimensi interior yang legas juga cukup untuk penumpang barang bawaan di belakang. Dan ini sesuai dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang 'doyan' pelesiran bersama keluarga.

Tapi ada yang membuat penumpang agak menggerutu. Tepatnya pada tempat duduk kursi depan.

Tempat duduk terlalu pendek sehingga menyebabkan kaki terasa pegal kalau menempuh perjalanan jauh. Faktor ini membuat ketidaknyamanan penumpang depan.

"Ini (tempat duduk) seharusnya panjang, jadi kaki tidak ngegantung. Kalau perjalanan jauh buat enggak nyaman ini, pegel-pegel boyok," kritik fotografer detikOto.

Kabin penumpang yang luas juga berefek pada pandangan pengendara. detikOto merasakan visibilitas ke depan tak terganggu. Mudah juga memantau daerah kiri dan kanan depan.

Sementara juga tidak ada kesulitan memantau daerah belakang terlebih ketika melakukan parkir mundur. Pasalnya pengendara dibantu dengan kamera parkir dan spion yang lebar serta sensor parkir.
Untuk menyalakan mesin tinggal colok kunci konvensional dan putar ke posisi on. Suara mesin masuk ke kabin penumpang. Cukup keras memang.

Tuas transmisi di setel ke D. Pedal gas pun ditekan, dan mobil pun 'menggelinding'.

Nah, putaran mesin bawah agak lemot. Namun ketika masuk di 2.700 RPM, mesin mulai responsif.

Mesin 1.600 cc dengan transmisi CVT itu mampu menghasilkan tenaga hingga 103kW (138hp) pada putaran 5.000 RPM dengan torsi maksimum sebesar 205 Nm pada 2.000-4.000 RPM.

Dengan paduan turbocharge, MPV Exora Prime menawarkan performa yang agak baik. Dan ini dibuktikan ketika berada di jalan bebas hambatan, dan tanjakan.

Proton menyediakan transmisi L yang digunakan ketika mobil menghadapi tanjakan dan turunan terjal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar