Pages

Kamis, 04 Oktober 2012

Pahami Mobil Matik Untuk Hindarkan Kecelakaan

Kasus mobil Honda City menyeruduk salah satu gerai di Cibubur Junction, menambah panjang kasus kecelakaan mobil bertransmisi otomatis atau matik. Mobil matik memang nyaman dikendarai, tapi sebaiknya Anda memang harus berhati-hati jika belum terbiasa mengendarainya.

Instruktur senior dari Indonesia Defensive Driving Center (IDDC), Dodi Budiono mengatakan, kecelakaan mobil matik kebanyakan disebabkan oleh perilaku pengemudinya. Boleh jadi, si pengemudi itu belum tahu benar bagaimana menggunakan mobil otomatis.

"Seorang pengemudi yang difensif, dia harus mengetahui batasan dirinya dan batasan kendaraan yang dikendarainya," kata Dodi.

Batasan diri yang dimaksud Dodi adalah, setiap pengemudi harus sadar diri, seberapa lihai dia menguasai mobil matik. "Apalagi kalau baru pengalihan dari mobil manual ke mobil matik. Biasakan dulu, pahami dulu perbedaan mobil matik dan manual," katanya.

Dodi mengatakan, mobil matik dan manual memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Pada mobil matik, pengendara hanya bisa mengandalkan pedal rem untuk menghentikan laju kendaraan.

"Kalau pada manual kan bisa banyak cara untuk memperlambat ataupun menghentikan laju kendaraan. Misalnya dengan mengangkat kaki dari pedal gas, menginjak kopling atau menginjak pedal rem. Kalau mobil matik, kaki diangkat dari pedal gas mobil juga masih melaju kencang," kata Dodi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar