Jumat, 19 Oktober 2012
Pioneer Produksi Perangkat Audio di Indonesia
Jakarta - Pasar audio mobil di Indonesia makin menarik seiring dengan makin meningkatnya populasi kendaraan di nusantara. Pioneer pun siap memproduksi perangkat audio mereka di Indonesia.
Selain berencana memulai kegiatan produksi di Indonesia, Pioneer juga siap untuk memperkuat struktur penjualan dan produksi di Asia Tenggara, mulai bulan Oktober ini, dengan mendirikan kantor perwakilan baru di Indonesia.
Kantor perwakilan Pioneer di Indonesia berlokasi di Wisma 46 – Kota BNI, Jl. Jend. Sudirman Kav 1 – Jakarta, dan akan dipimpin oleh Jun Murakami, Chief of Pioneer Representative Office in Indonesia.
Sementara kegiatan produksi lokal direncanakan akan dilakukan pada kuartal kedua tahun 2013 untuk memenuhi potensi pasar yang besar di Indonesia.
Di Asia Tenggara, Pioneer telah menegaskan keberadaannya dengan membentuknya perusahaan Pioneer Electronics Asia centre Pte Ltd yang bermarkas di Singapura sejak tahun 1992, yang mengelola perencanaan produk, penjualan, dan produksi.
Sejak saat itu, Pioneer terus meluaskan penjualan dan produksinya di kawasan Asia Tenggara, misalnya dengan pendirian kantor anak perusahaan di Thailand, Malaysia, dan India.
“Indonesia memiliki pertumbuhan pasar yang signifikan. Dengan mendirikan kantor perwakilan baru di Indonesia, kami tidak hanya akan memperkuat penjualan bisnis audio mobil aftermarket, tapi juga akan menekankan penjualan audio rumah tangga yang menyasar kelas menengah dengan daya beli yang meningkat,” ujar Jun Murakami, Chief of Pioneer Representative Office in Indonesia dalam keterangan resmi.
Selain itu, Pioneer akan berkolaborasi dengan perusahaan EMS (Environment Management System) lokal sebagai pihak ketiga di Indonesia guna memantau perkembangan peningkatan kapasitas produksi para pabrikan mobil, dalam rangka memperkuat bisnis OEM (Original Equipment Manufacturer) Pioneer di Indonesia.
Jadwal produksi direncanakan akan mulai di kuartal kedua tahun 2013.
“Dengan langkah ini, kami berharap dapat memperoleh daya saing dari sisi biaya guna lebih meningkatkan produksi dan penjualan secara bertahap, mulai dari 1 juta unit dalam tahun pertama di kawasan Asia Tenggara,” tutup Masayoshi Ishikubo, Senior General Manager of Pioneer Electronics AsiaCentre.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar