Makassar - Toyota kembali
membuktikan keseriusannya di Indonesia dengan meresmikan diler di
Sulawesi melalui diler resmi di Maros, Sulawesi Selatan. Ini adalah
outlet Hadji Kalla yang ke-20 dan cabang Toyota ke-235.
Bersamaan dengan itu, ekspansi terhadap program Toyota-Technical Education Program atau yang biasa disebut dengan T-TEP juga dilakukan dengan mengembangkan T-TEP General Repair di SMK 5 Makassar dimana sebelumnya SMK 5 Makassar telah menjadi sekolah Sub T-TEP General Repair.
Diler tersebut memiliki beragam fasilitas untuk meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan berupa show room yang luas serta dilengkapi dengan bengkel terpadu yang memiliki layanan perbaikan General Repair dan Express Maintenance.
"Untuk mengapresiasi pertumbuhan pasar di Sulawesi yang begitu pesat serta untuk menambah kepuasan pelanggan akan pelayanan Toyota, kami meresmikan outlet Maros yang merupakan outlet Hadj Kalla ke – 20 dan outlet Toyota ke – 235. Perluasan ini dilakukan untuk mengantisipasi pertumbuhan pasar di Sulawesi Selatan yang semakin meningkat," kata Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, Johnny Darmawan dalam acara Grand Opening Outlet Maros.
Selain berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan melalui perluasan jaringan, Toyota juga melakukan pengembangan kualitas pendidikan sekolah kejuruan melalui program Toyota-Technical Education Program.
"Setelah sebelumnya Toyota meresmikan sekolah Sub T-TEP Body & Paint di SMKN 2 Pekanbaru pada 6 September kemarin, Toyota kembali melakukan ekspansi program T-TEP di SMKN 5 Makassar yang merupakan sekolah T-TEP pertama di Sulawesi," tambahnya.
Program T-TEP tidak hanya diimplementasikan di Indonesia, tapi juga di 53 negara di dunia dan telah menghasilkan lebih dari 425 institusi T-TEP. Di Indonesia sendiri, program T-TEP merupakan program yang turut melibatkan pemerintah, sekolah, masyarakat setempat, dan distributor resmi Toyota yang betujuan untuk mengembangkan sumber daya siswa SMK dan membantu alumni SMK agar memiliki kualifikasi yang dibutuhkan oleh Industri melalui dukungan kurikulum, bahan ajar, pelatihan guru, maupun alat peraga.
Sejak pertama kali diimplementasikan di Indonesia pada tahun 1991, sudah terdapat 57 SMK T-TEP dan Sub T-TEP yang tersebar dari Aceh hingga Papua dan lebih dari 4.800 siswa telah merasakan manfaat dari program ini. Dengan kualifikasi yang dimiliki sebagai lulusan T-TEP, banyak diantara para siswa lulusan T-TEP yang telah direkrut menjadi pegawai di Toyota dan beberapa perusahaan besar di Indonesia.
Bersamaan dengan itu, ekspansi terhadap program Toyota-Technical Education Program atau yang biasa disebut dengan T-TEP juga dilakukan dengan mengembangkan T-TEP General Repair di SMK 5 Makassar dimana sebelumnya SMK 5 Makassar telah menjadi sekolah Sub T-TEP General Repair.
Diler tersebut memiliki beragam fasilitas untuk meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan berupa show room yang luas serta dilengkapi dengan bengkel terpadu yang memiliki layanan perbaikan General Repair dan Express Maintenance.
"Untuk mengapresiasi pertumbuhan pasar di Sulawesi yang begitu pesat serta untuk menambah kepuasan pelanggan akan pelayanan Toyota, kami meresmikan outlet Maros yang merupakan outlet Hadj Kalla ke – 20 dan outlet Toyota ke – 235. Perluasan ini dilakukan untuk mengantisipasi pertumbuhan pasar di Sulawesi Selatan yang semakin meningkat," kata Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, Johnny Darmawan dalam acara Grand Opening Outlet Maros.
Selain berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan melalui perluasan jaringan, Toyota juga melakukan pengembangan kualitas pendidikan sekolah kejuruan melalui program Toyota-Technical Education Program.
"Setelah sebelumnya Toyota meresmikan sekolah Sub T-TEP Body & Paint di SMKN 2 Pekanbaru pada 6 September kemarin, Toyota kembali melakukan ekspansi program T-TEP di SMKN 5 Makassar yang merupakan sekolah T-TEP pertama di Sulawesi," tambahnya.
Program T-TEP tidak hanya diimplementasikan di Indonesia, tapi juga di 53 negara di dunia dan telah menghasilkan lebih dari 425 institusi T-TEP. Di Indonesia sendiri, program T-TEP merupakan program yang turut melibatkan pemerintah, sekolah, masyarakat setempat, dan distributor resmi Toyota yang betujuan untuk mengembangkan sumber daya siswa SMK dan membantu alumni SMK agar memiliki kualifikasi yang dibutuhkan oleh Industri melalui dukungan kurikulum, bahan ajar, pelatihan guru, maupun alat peraga.
Sejak pertama kali diimplementasikan di Indonesia pada tahun 1991, sudah terdapat 57 SMK T-TEP dan Sub T-TEP yang tersebar dari Aceh hingga Papua dan lebih dari 4.800 siswa telah merasakan manfaat dari program ini. Dengan kualifikasi yang dimiliki sebagai lulusan T-TEP, banyak diantara para siswa lulusan T-TEP yang telah direkrut menjadi pegawai di Toyota dan beberapa perusahaan besar di Indonesia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar