Pages

Minggu, 21 Oktober 2012

Mobil Formula UGM Lulus Uji Emisi


Yogyakarta - Tim Bimasakti Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya lulus seleksi dokumen 'The 10th Student Formula SAE Competition of Japan 2012' Mereka akan mengikuti kompetisi diantaranya uji kemampuan rancang bangun, adu kecepatan, ketahanan dan kemampuan mempresentasikan produk kepada user mengenai mobil formula level mahasiswa yang digelar oleh Japan Society of Automotive Engineers (JSAE). "Pengumuman lulus seleksi tanggal 3 Agustus 2012 dan ada 76 peserta dari Jepang, China, Thailand, India, Mesir dan Indonesia. Jepang peserta terbanyak," kata Ketua Tim Bimasakti, Akmal Irfan Majid di kantor Rektor UGM, Senin (6/8/2012). Menurut Majid, dalam kompetisi itu tim Bimasakti telah menyiapkan rancang bangun sejak Oktober 2012. Tim ini beranggotakan 21 mahasiswa terdiri tim teknis, tim manajemen, dengan pembimbing Dr Fauzun, Dr Agung Bramantya dan Dr Budi Dharma dengan 4 drivers yakni Budi Santoso, Supriyono, Bagus Basuki dan Satria Adi Nugroho. Kompetisi sendiri akan digelar pada tanggal 3-7 September 2012 di Ogasayama Sport Park, Shizuka World Stadium, Airo City Jepang. Sebanyak 76 tim yang lolos itu akan mengikuti berbagai kompetisi diantaranya static event dan dynamic event. Dalam kompetisi itu lanjut dia, JSAE mensyaratkan technical inspection atau scruttinering yang ketat seperti kesesuaian regulasi, uji pengereman, uji batas suara (noise), uji kemiringan, kebocoran cairan dan berat kendaraan. Semua itu sebagai syarat keamanan dalam fase dynamic event. Menurut dia, kategori ini mempertandingkan akselerasi atau uji kecepatan mobil dalam jarak 75 meter trek lurus, skidpad (uji kemampuan cimering dalam lintasan menyerupai angka 8, autocross atau uji kemampuan dalam melewati 1 lap dengan trek lurus dan slalom, endurance dan fuel economy atau uji ketahanan dalam 22 lap serta konsumsi bahan bakar. Sedangkan static event mengujikan kemampuan soft skill dari mahasiswa dalam penyusunan analisis biaya dalam manufaktur kendaraan. "Kategori ini juga mengujikan atas desain kendaraan dan overall presentasi yang memaparkan kehandalan dan faktor layak jual serta analisis segmen pasar secara luas," katanya. Sementara itu koordinator teknik Budi Santoso menambahkan beberapa masalah teknis telah diselesaikan. Mesin mobil Bimasakti saat ini menggunakan Honda CBR600RR (600 cc) dengan bahan frame pipa baja hitam > 0,1 persen carbon. Bahan body menggunakan fiberglass dengan ketebalan 46 mm, ring diameter ban R 15 inci, slick tyres dengan penggerak roa belakang-chain drive. Untuk dimensi kata Budi, panjang total 2.400 mm, tinggi total 1.050 mm, lebar total 1.100 mm dan wheel base 1.550 mm. "Beberapa kali dilakukan test drive dan latihan untuk dilakukan troubleshoot. Insya Allah kami siap ikut lomba," kata Budi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar