Pages

Rabu, 21 November 2012

Urusan Produksi Kendaraan RI Jagonya, Tapi Risetnya Ada di Thailand

img
Pabrik mobil Toyota

Jakarta - Indonesia menjadi negara terbesar ketiga untuk urusan produksi kendaraan motor di dunia. Namun sayangnya Indonesia belum menjadi pusat riset (research and development/R&D)

Penasehat Senior Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Noegardjito mengatakan tahun lalu (2011) total produksi kendaraan motor roda dua dan roda empat mencapai 8,2 juta unit.

"Indonesia adalah negara dengan produksi nomor 3 terbesar di dunia dengan pencapaian 8,2 juta unit tahun lalu," tuturnya di Hotel Four Seasons Jakarta, Selasa (20/11/2012).

Noegardjito mengaku kecewa karena proses Research and Development (R&D) saat ini masih dilakukan di negara Thailand. Ia mengutarakan Indonesia harus melihat kebijakan pemerintah yang dilakukan di Thailand dan negara lain. Jika R&D dilakukan di Indonesia maka akan menguntungkan Indonesia juga.

"Produksi terbesar ke-3 di dunia tetapi kok R&D nya masih di Thailand. Perusahaan sebesar Toyota saja melakukan R&D di Thailand dan Thailand mendapatkan keuntungan dengan menyerap 500 tenaga ahli orang Thailand," katanya.

Noegardjito mengatakan harus segera diputuskan oleh pemerintah mengenai masalah kebijakan R&D ini. Tersedianya infrastruktur teknologi yang saat ini masih minim menjadi pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh pemerintah.

"Infrastruktur pengembangan teknologi di Indonesia masih sangat kurang. Kalaupun ada tetapi tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Saya pernah tanya ke Bappenas ada nggak anggaran. Dan Bappenas mengatakan itu ada dan bisa diajukan. Nah apakah program R&D ini apakah diserahkan pemerintah atau swasta. Kalau swasta tolonglah bantu dana insentif untuk R&D nya," cetusnya.

Dalam catatan detikOto, Toyota dan Daihatsu sudah berniat memindahkan R&D ke Indonesia. Daihatsu sudah mulai membangun test course kedua di luar Jepang dan membangun Design Center di tahun 2012 ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar