Bandung - Toyota dan Daihatsu sudah siap dengan mobil
murahnya atau low cost and green car (LCGC). Kedua mobil murah ramah
lingkungan itu siap diluncurkan jika regulasi mengenai LCGC sudah
dikeluarkan oleh pemerintah.
Namun hingga saat ini regulasi LCGC
masih belum juga diluncurkan oleh pemerintah. Padahal sebelumnya
dijadwalkan akan diluncurkan pada akhir tahun 2012.
"Kita juga
masih menunggu regulasi LCGC itu keluar. Meski sampai akhir tahun nanti
atau hingga sampai awal tahun belum diluncurkan maka kami akan tetap
setia menunggu," ujar Presiden Direktur PT Daihatsu Astra Motor (ADM)
Sudirman MR, di sela-sela acara Workshop Wartawan Industri dan Otomotif
2012 di Bandung, Jumat (30/11/2012).
Menurut Sudirman, saat ini
perkembangan terbaru untuk regulasi LGCG sudah masuk ke tahap akhir dan
sudah masuk ke tangan Sekretariat Negara (Setneg).
"Terakhir saya
ketemu Pak Budi (Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi
Kementerian Perindustrian Budi Darmadi-red) itu regulasi LCGC sudah
sampai ke tangan Setneg. Semoga saja cepat dapat ditandatangani. Sebab
bukan hanya Anda saja yang menunggu tapi kita dan beberapa supplier juga
menunggu Agya dan Ayla keluar," timpalnya.
Sudirman menambahkan,
dari segi persiapan terutama Daihatsu sudah sangat siap untuk
meluncurkan Ayla. Pabrik untuk memproduksi Ayla sudah siap dipakai.
"Kita pabrik sudah siap. Pemasok dan supplier semuanya juga sudah siap semuanya. Tapi ya bagimana kita masih harus menunggu regulasi itu dilahirkan," tutup Sudirman.
Sebelumnya,
Menteri Perindustrian MS Hidayat berharap regulasi yang berbentuk
peraturan pemerintah (PP) itu bisa terbit sesuai target.
"Marilah
kita berdoa agar akhir Desember sudah keluar," ungkap Hidayat
disela-sela groundbreaking Pabrik Denso yang ketiga di Kawasan Industri
Cikarang, Bekasi, Jumat (30/11/12).
Saat ini rancangan Peraturan
Pemerintah (PP) tersebut sudah dibahas lintas kementerian untuk
selanjutnya diserahkan kepada Presiden SBY.
Sementara itu, Dirjen
Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian
Budi Darmadi menjelaskan, substansi untuk regulasi ini telah selesai.
"Substansi
sudah selesai, sekarang proses legal. Kan ada 3 fasilitas investasi
yaitu pembebasan mesin dan peralatan sudah kelar, fasilitas untuk impor
bahan baku yang belum diproduksi itu juga sudah. Sekarang fasilitas
untuk produksinya, yakni pengurangan untuk luxury tax kalau dia penuhi persyaratan local content dan penghematan bahan bakar. Itu antara 1.000-1.200 cc," papar Budi.
Sampai
saat ini, lanjut Budi baru produsen mobil Daihatsu dan Toyota yang siap
untuk mengembangkan mobil murah dan ramah lingkungan. Sementara
produsen mobil lain seperti Suzuki dan Nissan, masih sedang dalam tahap
persiapan.
"Kalau Daihatsu sama Toyota mungkin sudah. Kalau
Suzuki lagi bangun pabrik, tahun depan baru selesai. Nissan juga lagi
bangun pabrik," pungkasnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar