Bandung - Perkembangan otomotif nasional terus
mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya. Tapi di tahun
2012 ini banyak tantangan yang harus dihadapi oleh para produsen
otomotif. Mulai dari krisis ekonomi, kenaikan BBM hingga kenaikan uang
muka yang berlaku mulai 15 Juni lalu.
Hal itu yang menjadi tantangan terbesar bagi para produsen otomotif yang ada di Indonesia.
Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Priyono Sugiarto, merasakan begitu besarnya tantangan yang ada di 2012 ini.
"Tahun
ini merupakan tahun yang penuh tantangan bagi kami (Astra)," ujar
Priyono dalam acara Workshop Wartawan Industri dan Otomotif 2012 di
Bandung, Jumat (30/11/2012).
Priyono mengatakan, berangkat dari
awal tahun tantangan sudah mulai terlihat dari krisis yang terjadi
diluar negeri yang secara otomotif berdampak ke industri otomotif di
Indonesia.
Pada awal tahun penjualan Astra masih dibantu oleh penjualan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.
"Di
awal tahun penjualan Astra masih dibantu oleh kehadiran Avanza dan
Xenia yang baru. Jadi permintaan pasar terhadap 2 mobil itu cukup
besar," katanya.
Menginjak ke pertengahan tahun isu mengenai
kenaikan BBM mulai terjadi. Isu tersebut juga mempengaruhi penjualan
Astra dari segi otomotif meski penurunannya tidak terlalu besar.
Selain
isu kenaikan BBM, kenaikan uang muka yang mulai diberkalukan pada 15
Juni lalu juga sangat mempengaruhi penjualan otomotif di Group Astra.
"Sebenarnya
penjualan kita 9 bulan terakhir itu meningkat dibanding tahun lalu
diperiode yang sama. Jadi bagaimana kita menanggapinya saja. Yang pasti
kita akan terus berusaha mengantisipasi semua tantangan," imbuhnya.
Begitu
juga untuk tahun 2013 mendatang, Priyono menambahkan, di 2013 tidak
menutup kemungkinan tantangan akan lebih berat dibanding 2012.
"Tidak
mudah memang melewati semua tantangan itu. Tahun ini bisa kita lewati
maka tahun depan mudah-mudahan masih bisa kita lewati dan tetap berjalan
dengan lancar," tandasnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar