Remaja sekarang masih banyak yang memiliki
sikap buruk saat mengemudi. Dan ternyata, menurut penelitian terbaru,
sifat buruk itu dipelajari remaja dari orang tuanya sendiri.
Dalam penelitian terbaru, 1.700 remaja ternyata mengakui kalau mereka memiliki sifat buruk ketika dibelakang kemudi.
Sembilan dari sepuluh remaja yang disurvei mengakui kalau mereka sering
berbicara lewat ponsel saat mengemudi. 94 persen dari responden juga
berkata kalau sering berkendara melebihi batas kecepatan.
Orang
tua ditemukan menjadi 'inspirasi' terbesar dari sikap buruk para
pengemudi remaja itu. Sikap buruk orang tua saat berkendara sering kali
dicontoh oleh anak-anaknya.
Terlebih, dalam survei yang digelar
Liberty Mutual Insurance and Students Against Destructive Decisions
(SADD) ini hanya 21 persen remaja yang berani meminta orang tuanya
berhenti mengemudi dalam pengaruh alkohol.
"Anak-anakmu selalu
mempelajari apa keputusan yang kamu buat dibelakang kemudi, dan faktanya
memiliki kecenderungan untuk melakukan hal yang sama ketika sering
melihatnya" kata ahli mengemudi Dave Melton seperti di kutip dari
CNN, Selasa (2/10/2012).
"Anda mungkin berpikir kalau Anda
hanya membaca pesan saat lampu merah atau hanya menjawab telepon dalam
30 detik. Tapi anak melihat hal itu dengan cara yang berbeda. Menerima
panggilan telepon saat mengemudi, bahkan jika pun itu hanya beberapa
detik membuat anak-anak memiliki legitimasi untuk mengikutinya,"
lugasnya lagi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar