Pages

Rabu, 03 Oktober 2012

Sikap Buruk Remaja Saat Nyetir Diturunkan dari Orangtua

Remaja sekarang masih banyak yang memiliki sikap buruk saat mengemudi. Dan ternyata, menurut penelitian terbaru, sifat buruk itu dipelajari remaja dari orang tuanya sendiri.

Dalam penelitian terbaru, 1.700 remaja ternyata mengakui kalau mereka memiliki sifat buruk ketika dibelakang kemudi.

Sembilan dari sepuluh remaja yang disurvei mengakui kalau mereka sering berbicara lewat ponsel saat mengemudi. 94 persen dari responden juga berkata kalau sering berkendara melebihi batas kecepatan.

Orang tua ditemukan menjadi 'inspirasi' terbesar dari sikap buruk para pengemudi remaja itu. Sikap buruk orang tua saat berkendara sering kali dicontoh oleh anak-anaknya.

Terlebih, dalam survei yang digelar Liberty Mutual Insurance and Students Against Destructive Decisions (SADD) ini hanya 21 persen remaja yang berani meminta orang tuanya berhenti mengemudi dalam pengaruh alkohol.

"Anak-anakmu selalu mempelajari apa keputusan yang kamu buat dibelakang kemudi, dan faktanya memiliki kecenderungan untuk melakukan hal yang sama ketika sering melihatnya" kata ahli mengemudi Dave Melton seperti di kutip dari CNN, Selasa (2/10/2012).

"Anda mungkin berpikir kalau Anda hanya membaca pesan saat lampu merah atau hanya menjawab telepon dalam 30 detik. Tapi anak melihat hal itu dengan cara yang berbeda. Menerima panggilan telepon saat mengemudi, bahkan jika pun itu hanya beberapa detik membuat anak-anak memiliki legitimasi untuk mengikutinya," lugasnya lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar