Kampanye uji emisi yang digemborkan
pemerintah kalau disikapi positif tidak semenakutkan yang kita semua
kira. Jadi alangkah baiknya bila kita tetap merawat kendaraan kita dan
memperhatikan emisi gas buangnya.
Hal tersebut tidak hanya akan membantu mengurangi efek pemanasan global saja, namun juga menambah umur kendaraan Anda.
"Dan
kalau tidak sering-sering dirawat, kita malah akan banyak mengeluarkan
uang untuk biaya membeli part yang rusak. Itu kan malah bikin boros,"
ujar Jefry yang merupakan mekanik dari bengkel Tirta Anugrah, di kawasan
Warung Buncit, Jakarta ketika berbincang.
Nah karena itulah, Jefry pun menyarankan para pemilik
kendaraan terutama kendaraan-kendaraan yang sudah berumur lebih dari 5
tahun untuk lebih intensif memperhatikan tunggangan mereka.
"Ada
beberapa langkah sederhana, yang pertama tentu saja harus rajin service.
Karena dengan rajin servis kita akan secara dini mengetahui 'calon'
komponen yang akan rusak dan bisa berusaha menghindari efek negatif dari
hal itu," tukasnya.
Perawatan-perawatan itu menurut Jefry bisa
dilakukan dengan merawat beberapa part fast moving seperti membersihkan
saringan udara, saringan bensin dan oli, busi dan sistem pengapian
kendaraan.
Bila ada salah satu komponen fast moving yang sudah
bermasalah, sebaiknya langsung diganti. "Atau gampangnya, ikuti saja
buku panduan mobil dan panduan batas umur part yang ada di part itu.
bila sudah waktunya ganti, jangan pakai
nunggu lagi," tandasnya.
Setelah
itu, perhatikan pula saluran gas buang kendaraan. Pastikan tidak ada
kebocoran pada knalpot, intake, vakum dan lainnya. Sebab apabila ada
kebocoran, meski pun itu sedikit maka kadar emisi gas buang sedikit demi
sedikit juga akan
ikut terpengaruhi.
"Dan biasakan 'setia'
sama bengkel langganan Anda. Karena bengkel itu yang tahu kapan Anda
mengganti part sebelumnya sehingga bengkel itu juga yang bisa
memperkirakan kapan umur part sudah mendekati waktu diganti," tuntas
Jefry.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar