Pages

Ads 468x60px

Featured Posts

Sabtu, 12 Januari 2013

Pabrikan Mobil Ultra Mewah Berpesta

London - Bila kebanyakan produsen mobil merasa tahun 2012 bukanlah tahun yang menyenangkan karena banyaknya masalah di penjualan, untuk para produsen mobil ultra mewah seperti Rolls-Royce dan Bentley, 2012 adalah tahun pesta pora bagi mereka. Sebab, keduanya mencetak rekor penjualan.

Untuk Rolls-Royce, produsen mobil ultra-mewah yang bermarkas di Goodwood, Inggris tersebut berhasil mendistribusikan 3.575 mobil. Ini adalah rekor tertinggi dalam sejarah merek ini.

Pencatatan rekor penjualan pun telah terjadi selama 3 tahun berturut-turut. Dengan begitu, Rolls-Royce berhasil tumbuh disaat merek mobil biasa terpukul efek krisis ekonomi dunia.

Di tahun lalu pula, Amerika Serikat berhasil kembali menyalip China sebagai pasar terbesar Rolls-Royce. Hampir semua wilayah mengalami pertumbuhan penjualan mulai dari Timur Tengah (naik 26%), Daratan Eropa (naik 21%) dan Asia Pasifik (naik 18%). Sejumlah pasar juga melaporkan rekor penjualan, termasuk Arab Saudi (naik 63%) dan Jerman (naik 15%).

Pertumbuhan penjualan itu tidak lain adalah hasil dari agresifitas Rolls-Royce mengembangkan pasar mereka dengan menjelajahi pasar-pasar baru seperti Amerika Latin dan wilayah berkembang lain. Tahun lalu ada 30 dealer baru Rolls-Royce di seluruh dunia untuk menjadikan total dealer mereka menjadi lebih dari 100 dealer di 40 negara. Sebuah rekor jumlah dealer terbanyak dalam sejarah Rolls-Royce.

Rolls-Royce saat ini melepas berbagai varian. Dari keluarga Phantom ada Phantom, Phantom Extended Wheelbase, Phantom Drophead Coupé and Phantom Coupe. Phantom Series II baru saja diperkenalkan pada Maret lalu. Sementara dari keluarga Ghost ada Ghost dan Ghost Extended Wheelbase.

Rolls-Royce mengatakan kalau program Bespoke yang memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk mengkreasikan mobil sesuai keinginannya berjalan sukses. Pada program ini, pembeli bisa lebih dahulu memilih warna, jenis jahitan, jenis kulit, dan berbagai ornamen lain sesuai keinginannnya sebelum mobil dibuat.

Hampir setiap model keluarga Phantom (95%) dan tiga dari setiap empat Ghost (73%) meninggalkan pabrik Rolls-Royce dengan program Bespoke ini.

Bentley Juga Alami Peningkatan Penjualan

Bentley yang juga merupakan produsen mobil ultra mewah asal Inggris ternyata juga merasakan kegembiraan seperti halnya Rolls-Royce setelah di tahun 2012 silam mereka berhasil mendistribusikan 8.510 mobil atau 22% lebih banyak dari hasil 2011 yang hanya 7.003 mobil.

Setiap wilayah di dunia pun menurut Bentley telah berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualannya. Amerika yang menjadi pasar Bentley terbesar berhasil menyerap 2.457 mobil , naik 22% dari tahun sebelumnya. Sementara China ada dibelakang Amerika setelah menyerap 2.253 mobil di 2012, naik 23%.

Sementara penjualan Bentley di Eropa naik 12% menjadi 1.333 mobil dengan peningkatan popularitas paling mencolik terjadi di Rusia karena negara ini mampu menampilkan peningkatan 37 persen.

Di tanah sendiri, Inggris, Bentley mendistribusikan 1.104 mobil, naik 7% dan di Timur Tengah ada 815 mobil yang didistribusikan, naik 44%. Distribusi untuk Asia Pasifik juga naik 44% menjadi 358 mobil dan Jepang meningkatkan persentase distribusi mereka hingga 73% menjadi 190 mobil.

Harga BBM Subsidi Harus Naik

Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengaku impor BBM 2012 memicu defisit neraca perdagangan migas US$ 4,8 miliar. Hal tersebut bisa saja terjadi di 2013 kalau harga minyak dunia dan konsumsi BBM terus merangkak naik di 2013.

Gita sangat setuju terhadap rencana kenaikan harga BBM subsidi seperti premium CS karena bisa mengerem laju defisit bahkan berubah menjadi surplus neraca perdangan migas.

"Kalau harga dinaikkan (BBM), itu sangat menolong meningkatkan surplus neraca perdagangan," tutur Gita di JW Mariot Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2013).

Defisit neraca perdangan sektor migas bertolak belakang dengan neraca perdagangan non migas yang surplus US$ 3,5 miliar. "Tahun lalu membawakan defisit (migas) US$ 4,8 miliar. Yang semestinya nggak pernah kejadian karena konsumsi dan harga di awal tahun yang cukup tinggi," tambahnya.

Kenaikan Harga BBM Subsidi, PR Penting yang Belum Selesai

Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini ditunjuk Presiden SBY menjadi Kepala Satuan Kerja Khusus Migas (SKK Migas). Dia mengaku meninggalkan banyak PR yang belum selesai.

"Masih banyak yang belum selesai dari saya jadi Wamen, PR-nya konversi BBM ke BBG belum selesai, alokasi gas belum selesai, harga gas belum selesai, kilang belum selesai. Kemudian input unsur pipa belum selesai, renegosiasi belum selesai, renegosiasi harga (gas) ke Fujian belum selesai," kata Rudi kepada wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (11/1/2013).

Menurutnya, PR yang belum selesai dan yang paling penting adalah kenaikan harga BBM subsidi untuk menekan jumlah subsidi BBM yang nilainya mencapai ratusan triliun. "Lalu yang paling penting harga BBM belum naik," kata Rudi.

Namun dengan pengangkatan dirinya menjadi Kepala SKK Migas, Rudi melepas semua pekerjaan rumah yang belum selesai tersebut dilepasnya dengan tenang.

"Itu tugas saya semua itu yang ada di meja saya banyak, dan saya lepas dengan tenang," cetusnya.

Rudi rencananya bakal dilantik oleh Presiden SBY menjadi Kepala SKK Migas pada hari Selasa 15 Januari 2013.

Sebelumnya Rudi mengatakan, kenaikan harga BBM subsidi bisa dilakukan hingga mencapai Rp 6.500/liter. Ini harus dilakukan agar kuota BBM subsidi tahun ini sebesar 46 juta kiloliter (KL) tidak membengkak tinggi. Dari kajian Rudi, apabila harga BBM subsidi naik menjadi Rp 6.000/liter, maka kuota konsumsi tahun ini bisa mencapai 48,67 juta KL atau sudah melewati kuota yang ditetapkan.

Namun apabila tidak ada kenaikan harga sama sekali, maka kuota BBM subsidi tahun ini bisa mencapai 50 juta KL.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo sebelumnya juga mengatakan tidak mau begitu saja mengambil keputusan kenaikan harga BBM subsidi. Agus Marto ingin ada tindakan dari Kementerian ESDM untuk menahan dan mengendalikan konsumsi BBM subsidi agar tidak melonjak dan menyedot anggaran negara.

"Sektor yang harus menjaga itu adalah ESDM bersama dengan jajarannya. Kalau seandainya aspek yang lain secara umum terkendali dan baik, tapi untuk BBM bersubsidi itu jadi perhatian," tegas Agus Marto.

Produsen Mobil Ramai-ramai Keluar dari Iran

Tekanan pada Iran makin menguat akibat isu program nuklir negara itu. Sampai-sampai Maserati dan Lamborghini pun ikut-ikutan keluar dari negara itu untuk menekan Iran.

Keluarnya dua merek mobil mahal tersebut dari Iran adalah hasil dari tekanan internasional. Dan United Against Nuclear Iran (UANI) pun bertepuk tangan untuk keduanya yang mengakhiri bisnis mereka di Iran.

Sebelum Maserati dan Lamborghini, Porsche, KIA dan Hyundai juga sudah lebih dahulu keluar dari Iran. Bersama Lamborghini dan Maserati, Fiat juga menyatakan keluar dari negeri Persia itu.

Begitu pula dengan Peugeot dan Citroen, namun baik Peugeot dan Citroen belum lama ini mengatakan kalau mereka tertarik untuk kembali ke Iran untuk menutup penurunan penjualan akibat menurunnya penjualan mereka di Eropa.

"Kampanye ini membuktikan sekali lagi bahwa ketika perusahaan dipaksa untuk memilih antara pasar Iran dan pasar AS, maka (mereka) akan meninggalkan Iran. Kami akan terus bekerja dengan Advokat Publik, untuk menekan lebih dan lebih banyak bisnis untuk keluar dari Iran dan terus mengisolasi rezim Iran," kata CEO UANI Mark D. Wallace seperti detikOto kutip dari Yahoo.

Begini Jadinya Kalau smart fortwo Jadi Mobil Reli Dakar

Munich - Mungkin Anda sering melihat di jalanan kalau smart fortwo merupakan mobil mungil berkapasitas 2 penumpang. Dengan tampang yang imut bakal tambah seru jika digunakan untuk mengitari sudut-sudut kota.

Nah, tapi bagaimana jika 'si mungil' ini berubah jadi mobil untuk menaklukan reli ganas Dakar ya? Tidak perlu membayangkan terlalu jauh, buktinya sudah ada. Tim pebalap Dakar Feber seperti dilansir autoblog, Senin (31/12/2012) berhasil membuat smart fortwo menjadi mobil yang siap menerjang medan reli yang cukup menantang.

Mobil ini dijuluki smart Dakar. Karena harus sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan maka berat smart Dakar ini kini hanya 750 kg dan menggunakan penggerak roda 4x4.

Secara keseluruhan tidak jauh berbeda dengan mobil reli dakar lainnya. Namun terlihat lebih nyentrik dan menarik karena bentuknya yang mungil.

Nantinya, Smart Dakar ini akan siap bertarung dengan mobil dakar lainnya pada 5 Januari 2013 di Lima, Peru dan berakhir 20 Januari 2013 di Santiago, Chili.